Jumat, 23 Mei 2014

Agama Purba Yang Terlupakan

PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia  - Agama-agama purba ini sudah ada sebelum agama besar yang dikenal orang pada saat ini, seperti Kristen, Hindu, Islam, Buddha, dan lainnya. Kebanyakan dari agama ini telah benar-benar hilang. Namun, beberapa di antaranya ada yang dihidupkan kembali oleh para praktisi-praktisi baru. Beberapa agama ini bahkan ada yang muncul ribuan tahun sebelum masehi. Seperti halnya agama besar pada zaman sekarang, agama purba ini juga memiliki dewa-dewa sendiri. Namun, ada di antara agama ini dikatakan menjadi induk dari agama berikutnya. Seperti dilansir situs Listverse.com, berikut lima agama purba yang telah terlupakan lantaran hilang termakan waktu.

Agama Olmek



Agama Olmek merupakan agama dari bangsa Mesoamerika yang populer dari tahun 1.400 sebelum masehi sampai kehancuran mereka pada tahun 400 sebelum masehi. Tidak ada informasi alasan kenapa agama ini mengalami penurunan. Namun, aktivitas vulkanik atau perubahan lingkungan lainnya dilihat sebagai penyebab yang paling mungkin terjadi. Lihat juga Fakta Dan Misteri Piramida Giza

Lantaran tidak ada bukti langsung dari agama mereka, para arkeolog harus membandingkan bekas-bekas peninggalan mereka dengan agama dari bangsa Maya dan Aztec untuk melihat kesamaannya. Mereka dikatakan berkaitan erat dengan Shamanisme. Dewa yang paling populer bagi bangsa Olmek adalah dewa jaguar yang merupakan dewa hujan dan kesuburan. Meskipun dari beberapa teori dikatakan tidak ada dewa utama tetapi ada delapan dewa terpisah, di mana dewa-dewa itu sama pentingnya.

Beberapa bentuk kurban mereka, di antaranya darah dan beberapa tokoh dibuat dari giok untuk para dewa, serta sejumlah ritual tarian dan topeng. Para pendeta Olmek diyakini menghirup beberapa bentuk obat?halusinasi?yang dapat membantu mereka berkomunikasi dengan roh-roh.

Sejauh ini, baru ada sepuluh dewa dalam agama Olmek yang telah diidentifikasi oleh para arkeolog. Karena asal-usul awalnya, agama Olmek dikatakan menjadi semacam induk yang melahirkan agama-agama yang berkembang kemudian di kawasan Mesoamerika. Ini lantaran mereka berbagi sejumlah elemen yang sama.


Vedisme



Vedisme adalah agama kuno bangsa Indo-Arya yang populer dari tahun 1.500 sampai 500 sebelum masehi. Agama ini juga digambarkan sebagai asal-usul munculnya sistem kepercayaan Hindu modern lantaran keduanya berbagi ayat-ayat suci yang sama dan kitab Empat Weda. Tetapi begitu, ada perbedaan di antara keduanya.

Pujian-pujian lisan Vedisme menjadi sangat penting bagi para pengikutnya. Pendeta mereka memainkan peran besar dalam berbagai upacara. Upacara-upacara ini dikatakan dapat meningkatkan kehidupan para pengikutnya dengan cara menyenangkan para dewa. Agama Vedisme melakukan praktik hewan kurban, meski tidak sangat umum. Namun sahabat anehdidunia.com, susu dan biji-bijian lebih sering digunakan.

Dewa Indra adalah dewa tertinggi dalam Vedisme, dan salah satu mitos yang paling populer adalah cerita Indra dan anak-anak Diti, yakni ibu dari iblis.?

Diceritakan setelah Indra membunuh sebagian besar anak-anaknya, Diti mulai melakukan sihir untuk membantu anak terakhirnya yang belum lahir agar menjadi lebih kuat dari Indra. Namun, ketika Indra mengetahui adanya bayi itu, dia melontarkan petir ke rahim Diti dan menghancurkan bayi itu dan hasilnya berubah menjadi 49 setan-setan kecil.

Tengrisme



Agen Poker Online Texas Poker Tengrisme adalah salah satu agama tertua di dunia. Tengrisme dikatakan berasal dari zaman perunggu antara 3.600 sampai 1.200 tahun sebelum masehi. Agama ini dikembangkan oleh orang-orang dari Pegunungan Altai di Asia Tengah. Tengrisme merupakan sebuah agama monoteistik dengan unsur yang didasarkan pada penyembahan leluhur.

Mereka tidak memiliki kitab suci seperti dalam agama-agama lainnya dan banyak sistem kepercayaan awal mereka berasal dari pengetahuan kolektif. Namun, diyakini bahwa bangsa Hun dari Kaukasus Utara mungkin menyembah dewa diberi nama Teri. Agama ini dikatakan melakukan pengorbanan kuda.

Ada sejumlah kemiripan yang erat antara Tengrisme dengan tradisi-tradisi kekristenan seperti halnya dengan banyak agama-agama Paganisme. Hari paling penting mereka dikenal sebagai hari Pencerahan Tengrian yang jatuh pada 23 Desember.

Meskipun agama ini semakin jauh dari popularitas selama era Kekaisaran Mongol, namun Tengrisme masih dipraktikkan sampai hari ini, di mana para politisi di Kirgizstan bahkan mencoba untuk membuat Tengrisme sebagai agama resmi negara.


Source
http://mascandu.com
http://candu-webs.blogspot.com/